Senin, 19 September 2016

megejutkan !!!! menghebohkan tempat tinggalnya pria ini menemukan gua peninggalan belanda saat di lihat isinya ternyata.....

Sesungguhnya kabar berita ini telah menebar ke jagat antero mulai sejak 2015, namun masihlah saja bikin penasaran beberapa orang, Satu gua atau terowongan diketemukan didalam tempat tinggal salah seseorang warga di Jalan Jl. RE Martadinata, RT 02, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu. Berdasar pada info yang dikumpulkan Koran Kalimantan timur, gua disangka di bangun pada jaman penjajahan oleh tentara Jepang untuk menjaga kekuasaan.




Gua yang bercabang itu diketemukan yang memiliki tempat tinggal, Anwar Darmawan (61) saat lantai tempat tinggalnya tampak retak. Waktu tersebut diketemukan lubang besar yang nyatanya satu gua.

Anwar menyampaikan, semula penemuan terowongan di tempat tinggalnya, ia tak mempunyai firasat apa-apa, kalau nyatanya dibawah tempat tinggalnya ada gua. Terlebih dulu, kata Anwar, memanglah banyak orangtua pada jaman dahulu narasi, bila di daerah itu ada tempat tinggal yang sering didatangi Soekarno saat datang ke Samarinda.

Diluar itu, ada juga histori perjuangan saat Jepang saat menjajah Indonesia. Hal itu yang bikin dia serta warga sekitar
meyakini tempat itu (teroeongan atau gua) yang di bangun tentara Jepang pada saat itu, tetapi lantaran telah lama serta tertutup tanah
hingga tak tampak.


“Saya dari lahir disini, cuma mendengar narasi masa


lantas, namun tak tahu bila nyatanya dibawah tempat tinggal kami ini gua itu di buat. Jadi saat lihat ke histori dapat bisa saja disini di bangun gua oleh Jepang. Bangunan, susunan serta design gua ini, mustahil di buat orang saat ini lantaran bentuk kerapian dsb. Namun mungkin saja yang dapat menerangkan ini beberapa pakar dalam bagiannya, ” katanya.

Anwar menerangkan, waktu lihat keretakan bikin dianya berinisiatif tahu ada apa dengan bangunan tempat tinggal yang telah beberapa puluh th. itu. Lalu dia coba membongkar sisi kamar yang retak itu. Rupanya satu gua dengan ukuran besar serta mempunyai cabang yang bikin tempat tinggalnya retak.

“Saya segera kabarkan ke rekan saya yang kebetulan di RT 06, serta coba masuk berbarengan serta teryata terang sekali. Namun kami tak berani lebih jauh menelusuri goa lantaran keamanan masuk gua kurang. Saya persilahkan bila Pemkot Samarinda jadikan ini wadah bersejarah atau wisata. Yang utama terang masalah pergantian tempat tinggal serta tanah kami yang dilalui untuk masuk kedalam gua itu, ” katanya.

“Kalau saya sebagai RT 02, mempersilakan saja bila memanglah ingin dikilas balik website histori yang benar serta mensupport saat menginginkan jadikan wadah bersejarah maupun wisata histori. Serta memanglah Pemkot mesti cermati hal itu saat kenyataannya benar. Jangan pernah kita lupakan histori kita. Serta janganlah lupa juga pada yang memiliki tanah serta bangunan mesti terang, pergantiannya kelak, ” lebih Adi, Ketua RT 02, tempo hari.

Mudah-mudahan jadi bacaan yang berguna untuk kita semuanya. janganlah lupa berbagi yaa..

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar