Sabtu, 03 September 2016

Mengharukan..Tahukah Anda Ketika Rasul Diberikan Dua Pilihan Oleh Allah Inilah Jawaban Rasul Saat Diberi Pilihan Kekayaan Atau Kematian..Subhanallah

mungkin pada zaman sekarang bila manusia diberi dua pilihan pasti semua memilih yang enak, sebab hal seperti manusiawi sekali, didunia ini tidak manusia yang memilih tidak enak, pasti semua menginginkan yang enak.
Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat bagi semesta alam. Apa yang Beliau kerjakan selalu menjadi telaserta, serta umatnya juga selalu mengikuti apa yang Ia katakan. Dialah manusia yang sangat teristimewa, sebab mendapat kesempatan langsung bertemu dengan Rabb-Nya.



Semasa hidup, Rasul terakhir ini adalah merupakan seorang pemimpin termashur. Namun, gaya hidupnya justru sangat jauh dari kesan mewah. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terkasertag susah. Sebelum akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa, Nabi terlebih dahulu diberi pilihan oleh Allah. Rasulullah SAW harus memilih antara kekayaan dunia serta keabadian serta juga surga. Serta ternyata, inilah pilihan Rasulullah. Seperti apa kisah selengkapnya? Berikut penjelasannya.
Pada dasarnya semua yang bernyawa akan menemui ajalnya. Demikian juga dengan Rasulullah SAW yang juga seorang manusia biasa seperti kita. Beliau mengetahui bahwa hari itu sudah semakin dekat. Pesan-pesan sebagai wasiat semakin sering diungkapkan Rasulullah sejak pelaksanaan Haji Wada.
Tepatnya pada tahun 10 hijriyah Rasulullah SAW mengumumkan akan melaksanakan ibadah Haji Wada. Di hadapan sekitar 144.000 manusia, Rasulullah berkhutbah serta mengucapkan perpisahan sebab itu ialah haji perpisahan dirinya. Hal ini lantas membuat para sahabat menangis sedih.
”Wahai manusia, dengarlah ucapanku, sebab sesungguhnya mungkin aku tidak akan menjumpai kalian lagi setelah tahun ini di tempat wakaf ini selamanya”
Kemudian pada Bulan Safar tahun 11 Hijriyah, Rasulullah memperlihatkan bahwa tubuhnya sering sakit. Dalam kondisi tersebut, Rasulullah SAW kemudian memutuskan untuk mengunjungi makam Suhada Uhud. Dalam riwayat lainnya dikisahkan bila Rasulullah bergegas dini hari untuk pergi mengunjungi kubur. Aisyah langsung mengikuti suaminya tersebut.
Nabi Muhammad SAW lalu berdiri diatas makam para Syuhada seraya berkata : ”Assalamualaikum wahai Syuhada Uhud, kalian ialah
orang-orang yang mendahului (kami) serta kami insya Allah akan menyusul kalian serta sesungguhnya aku, insya Allah akan menyusul (kalian).”
Sesampainya di rumah, setelah berucap salam, dia menoleh kepada salah satu pembantunya, Abu Muwayhiba.
"Wahai Abu Muwayhiba, aku telah diberikan kunci kekayaan dunia serta keabadian serta juga surga. Aku diharuskan memilih salah satu darinya. memilih dunia dengan nikmat abadi atau memilih berjumpa dengan Allah serta surga. Aku diperintahkan memilih,"jelas Rahmat seluruh alam itu.
Sang pembantu langsung menjawab,"Ya, Rasulullah, ibu serta ayahku saja rela aku korbankan demi Anda. Mengapa tidak memilih kunci dunia serta juga surga?"
Dalam riwayat lain juga dikisahkan saat Nabi Muhammad SAW mengatakan hal yang sama. ”Wahai manusia, sesungguhnya ada seorang hamba yang Allah SWT telah memberikan pilihan kepasertaya antara dunia serta antara apa yang ada disisi-Nya.”
Ternyata jamaahnya tidak memahami siapakah yang dimaksud dengan seorang hamba oleh Rasulullah SAW tadi, padahal yang dimaksud oleh Rasulullah SAW adalah diri beliau sendiri. Allah SWT telah memberikan pilihan kepada beliau serta tidak ada seorang pun yang paham selain Abu Bakar Shiddiq r.a.
Maka saat Abu Bakar Shiddiq r.a. tidak mampu menguasai dirinya, dengan serta merta dia menangis sesenggukkan serta ditengah Masjid serta  memotong pembicaraan Rasulullah SAW
”Kami tebus anda dengan bapak-bapak kami wahai Rasulullah, kami tebus anda dengan anak-anak kami wahai Rasulullah, kami tebus anda dengan harta-harta kami wahai Rasulullah.” Abu Bakar Shiddiq mengulang-ngulangnya.
"Tidak! Demi Allah, aku lebih memilih berjumpa dengan Rabb-ku!"
Pilihan pun sudah diambil, Rasulullah hanya tinggal menunggu perjumpaan dengan penciptanya yang amat beliau rindukan
Subhanallah..itulah kisah Rasulullah ketika diberikan dua pilihan oleh Allah..semoga kisah ini membuat kita semakin sadar mana yang akan abadi dan mana yang hanya kesenangan didunia sesaat saja. Semoga bermanfaat bagi semua. Aamiin

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar