Rabu, 12 Oktober 2016

Kasrin si Tukang Becak Berhaji Misterius, Setelah Pulang Bawa Benda ini, Orang pun Berebutan,,, Baca Selengkapnya Disini...!!!

Tukang becak berusia 59 tahun asal Rembang ini berhaji secara misterius tanpa menunggu daftar haji.

Warga Dukuh Gembul, Desa Sumberjo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, kembali ke rumahnya membawa sejumlah oleh-oleh khas yang biasa dibawa jemaah haji di antaranya sajadah, tasbih, mukena, teko dan gelas kecil-kecil khas Arab Saudi, tak ketinggalan air zamzam sebanyak satu jeriken.
 

 
Oleh-oleh yang dibawa pulang oleh Kasrh Kasrin pada 4 Oktober 2016 semuanya nyata.

Keluarga dan kerabat mengelu-elukan namanya ketika menginjakkan kaki di rumah.

Saat Tribun Jateng mengunjungi rumahnya, suasana makin ramai oleh para tamu. Banyak tetangga, teman seprofesinya sesama tukang becak, kerabat, tampak guyub di rumah sederhana milik Kasrin.

Kasrin mengenakan koko dan peci
atau kupluk warna putih. Senyumnya mengembang.

Sesekali tangannya tak bisa menahan ketika ditarik orang untuk disalami dan diciumi.

Sejumlah botol berisi air putih berada di meja depan duduk Kasrin. Botol-botol itu selanjutnya dibawa pulang oleh tamunya setelah didoakan oleh Kasrin.

Tukang becak yang biasa mangkal di Masjid Jami’ Lasem Kabupaten Rembang itu memaparkan pengalamannya selama berada di Tanah Suci.

Dia memang tidak terdaftar di kantor Kemenag Rembang. Tak ada di listing daftar jemaah haji 2016. Kepulangan Kasrin pada 4 Oktober sebagaimana jadwal resmi jemaah haji asal Rembang.

Istiqomah tampak sibuk melayani tamu-tamu yang datang ke rumah ayahnya hingga tengah malam.

Tamu yang datang tak hanya dari Rembang tapi juga Pati, Kudus, Jepara hingga Semarang.

Mereka penasaran dengan kisah Kasrin si “Haji Ajaib”.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar